Crack Underpressure

Posted on Februari 7, 2010

4


Seandainya masa lalu itu bisa kembali, siapa pun pasti akan menggunakan kesempatan itu dengan baik. Tidak heran jika banyak orang yang berharap bisa memperbaiki masa lalu, jika memang diperbolehkan. Memperbaiki masa lalu, sama saja artinya dengan memperbaiki takdir dan nasib.

Sama halnya dengan banyak orang, gue pun berharap demikian.Sebuah keajaiban yang datang dan bisa mengubah takdir gue sehingga hidup gue tidak terjadi seperti saat ini.

Gue berpikir, jika seandainya gue engga melakukan kesalahan itu, mungkin gue engga akan terjebak di dalam kehidupan yang itu-itu aja. Mungkin gue akan bebas berkelana, keliling dunia, mencoba sesuatu hal yang baru tanpa harus berpikir untung rugi untuk orang-orang yang ada di sekitar gue.

Jika kesalahan itu bisa gue perbaiki, gue memilih untuk tidak pernah berkomitmen dengan siapapun yang akhirnya hanya menaruh kecewa. Tanpa komitmen itu, gue bisa melanjutkan hidup gue tanpa harus terjebak memikirkan nasib orang sedarah.

Yaaahh, mungkin tulisan ini mengesankan diri gue yang rapuh dan tidak peduli dengan siapapun. Itu memang bukan diri gue yang sebenarnya, dulu. Sekarang, ya inilah gue, rapuh…

Rapuh se-rapuh2nya. Mudah patah arang dan tidak bersemangat menghadapi masalah apapun, bahkan cenderung menghindari yang namanya konflik. Ga suka menjilat atau cari gara-gara. Membiarkan semua berjalan seperti itu tanpa mau mengubah apapun yang telah ada.

Ga ada tantangan lagi yang bisa gue hadapi sekarang. Engga ada lagi motivasi yang bisa membuat gue jalan berbelok maupun serong. Gue cuma bisa jalan lurus, mengikuti garis putih yang sudah tertera sejak berpuluh-puluh tahun lamanya.

Dulu, padahal semua tidak berjalan seperti itu…

Sarie, dimana kamu???

Posted in: Uncategorized