5 reasons why I love Kpop Star (I mean just Suju)

Posted on Juli 4, 2011

0


Kpop semakin mewabah di seluruh dunia, tidak hanya Asia tapi juga Eropa dan negara belahan dunia lainnya. KPop atau Korean Pop merupakan jenis musik yang berasal dari Korea. Basisnya adalah sebuah kelompok vocal, (kumpulan vokalis pria maupun wanita) yang juga (terpaksa) pandai menari (nge-dance lebih tepatnya).

Yang menarik dari Kpop bukan hanya musiknya yang bersemangat, tetapi juga fashion dan bentuk fisik sempurna dari para penyanyinya. Ditambah dengan konsep music keroyokan yang dianutnya semakin menambah ramai kehadiran Kpop di pasar musik dunia.

Di Indonesia saja, beberapa portal berita telah menambahkan slot khusus untuk berita-berita seputar bintang korea ini. Detik salah satunya. Hal ini dikarenakan komunitas Kpop yang cukup besar di Indonesia, dan terdiri dari para cewek-cewek abegeh tentunya.

Gue sendiri baru kenal Kpop beberapa minggu belakangan. Kaka’ gue udah keranjingan drama serial Korea sejak setahun lalu. Drama Korea lebih gampang dinikmati oleh khalayak karena selain bisa diakses via internet, alur ceritanya pun tidak pernah panjang. Paling banter hanya sampai 4 -5 dvd saja, atau sekira 20 episode. Tidak seperti sinetron Indonesia macam Cinta Fitri atau Tersanjung yang deritanya tiada akhir.

Baru tau soal Kpop, belom banyak juga yang bisa gue lihat dari kumpulan vokalis plus dancer asal Korea itu, tapi satu dua video klip udah bisa ngebuat gue jatuh cinta pada Super Junior (Suju). Engga heran kalau mereka punya banyak fans di Indonesia dan dunia. Selain muka personelnya ganteng-ganteng, dance yang mereka tampilkan juga oke banget, gampang diikutin dan sesuai dengan irama lagunya.

Mungkin kalo Suju itu asal Indonesia, hasilnya akan berbeda. Meski beberapa personel pastinya akan mendapat pujian karena kegantengannya, personel lainnya justru akan mendapat lebih banyak caci maki, entah sebutan anak 4L@y lah, cowo2 itu Gay semua lah, atau apapun bentuk caci maki dan celaan yang keluar selama itu sifatnya tidak enak didengar. Padahal jika ditelusuri lebih dalam, jauh di lubuk hati para pencemooh itu, ada sekelumit rasa iri. Entah iri karena mereka terlalu ganteng, atau iri karena ‘kok orang kayak gitu aja bisa masuk tipi’.

Tapi jangan anggap enteng Kpop. Beberapa boyband Kpop sukses cukup besar. Bahkan di YouTube bisa dilihat, jumlah pengunjung yang menonton video klip beberapa band Kpop hampir menyamai pengunjung video penyanyi AS. Sebut saja Girls Generation yang video klip-nya telah ditonton sekira 45 juta pengunjung. Video klip Suju pun telah ditonton lebih dari 30 juta pengunjung. Untuk ukuran Lady Gaga mungkin belum bisa menyamai. Tapi jika satu video klip berjudul Born This Way yang nangkring di YouTube saat ini telah menarik perhatian sekira 65 juta pengunjung. Jika AS termasuk negara biasa macam Korea, Suju dan Girls Generation bisa dibilang cukup sukses.

Setidaknya ada lima hal menurut gue yang menjadi penyebab mengapa bintang-bintang Kpop itu sukses menghipnotis kita.

 

 

1. Fisik yang sempurna

Kebanyakan personel di dunia entertain, identik dengan hidung mancung, kulit mulus dan mata lebar. Fisiknya serba sempurna. Sayangnya hampir semua itu palsu, tidak terkecuali Kpop Star. Majalah Time melansir Korea merupakan salah satu negara adiksi terparah untuk operasi plastik (oplas). Bahkan 1 di antara 10 remaja di Korea pasti pernah melakukan oplas sedikitnya satu kali. Bentuk mata orang Korea yang tidak terlalu lebar menjadi area oplas favorit sehingga banyak dari mereka yang mengoperasi pelupuk matanya. Kemudian berlanjut ke area tubuh lain, dari atas kepala hingga ujung kaki. Salah satu Kpop Star hasil puluhan kali oplas kabarnya adalah Le Min Ho. *beeuughhhh, pantes cakeebbbb*

 

 

2. Fashion yang unik dan trenseter

Korea ingin menunjukkan pada dunia jika mereka adalah negara yang cukup bergaya, tidak hanya melulu berkiblat ke Paris. Kpop Star merupakan salah satu media yang cukup berjasa dalam memperkenalkan gaya berpakaian modern orang-orang tersebut. Untuk yang satu ini, kelompok vocal /tari Girls Generation merupakan ahlinya. Gaya berpakaian mereka kini menjadi salah satu panutan untuk mode, setidaknya di Asia. Tidak heran jika kemudian tujuh wanita cantik dan nyaris sempurna ini memiliki video dengan jumlah pengunjung terbanyak di YouTube, bahkan hampir dekat dengan jumlah pengunjung video  music terbaru Lady Gaga, Born This Way.

 

 

3. Tarian dan lagu yang bersemangat

Satu yang sangat saya suka dari band Kpop ini adalah tarian dan lagu yang bersemangat. Meski lagu sedih pun, mereka tetap menyanyikannya dengan semangat, plus tarian pulak. Lagu-lagu Suju (Super Junior) saja, dari 7 video klip yang saya dengarkan, Sedangkan yang menurut saya enak didengar adalah dengan judul ‘No Other’ atau ‘Sorry Sorry’. Jika lagu mellow, mungkin saya tidak akan terlalu tertarik dengan Kpop. Bahkan saya baru menyadari, lagu-lagu Kpop baru akan enak didengar jika dibarengi dengan tontonan video klip-nya.

 

 

4. Keroyokan yang cantik

Kpop memang identik dengan personel yang banyak, alias keroyokan. Awalnya Suju merupakan boyband dengan personel terbanyak dan terbagi menjadi beberapa sub. Siwon dan Khyuyun ditempatkan pada sub Super Junior M. Tapi belakangan ternyata ada lagi yang lebih banyak personelnya. Namanya Double B21. Sama seperti Suju, Double B21 juga memiliki beberapa sub tim, kalau tidak salah dari 21 personel terbagi menjadi empat bagian dengan formasi masing-masing tim terdiri dari 7 personel. Kini Double B21 berganti nama menjadi A-Peace.  Saking banyaknya, hampir setiap foto yang diambil tidak pernah bisa memperlihatkan wajah para personelnya secara jelas. Bahkan durasi 4 menit dalam setiap video klip yang mereka buat habis hanya untuk memperlihatkan wajah sang personel satu persatu. Yang menjadi pertanyaan, berapa bayarannya untuk satu kali manggung? Apa membutuhkan panggung khusus yang super besar hanya untuk mereka? Berapa pembagian honornya? Pasti kecil jika harus dibagi 21 orang.

 

 

5. Suara yang berkarakter.

Meski beberapa boyband Kpop memiliki terkesan keroyokan untuk menutupi kekurangan personel lain yang ‘mungkin’ kurang bisa bernyanyi, ada beberapa personel yang suaranya cukup berkarakter. Dari Suju, saya menilai suara yang cukup berkarakter ada di Ryeowook. Suaranya agak melengking. Shindong, personel yang paling besar di antara semuanya, juga memiliki suara beda dengan yang lain. Khyuyun, juga lumayan suaranya.

Sewaktu saya mencoba mendownload lagu Suju tanpa vidklip, rasanya tidak puas jika hanya membayangkan wajah ganteng Siwon dan Khyuyun. Lebih enak mendengar suaranya berbarengan dengan melihat wajahnya, dan melihat betapa enerjiknya tarian yang mereka tampilkan. Sama halnya dengan cowo-cowo penyuka Kpop, mereka pasti lebih suka melihat vidklip Girls Generation yang enerjik ketimbang hanya mendengar lagunya. Sekalian cuci mata dan mencari inspirasi fashion terbaru. Alasan lainnya mengapa Kpop lebih asyik dilihat ketimbang didengar adalah karena bahasa Korea yang tidak terlalu familiar di telinga kita. Seandainya bahasa Korea familiar, atau Kpop menggunakan bahasa Inggris saja, mungkin sudah banyak abegeh yang hapal dengan lagu Suju. Tapi kalau pakai bahasa Inggris, namanya bukan Kpop dong, tapi EngPop. *halaahhh*

*Astagah, nulis kayak gini aja ampe 3 lembar. Tanda-tanda terjangkit Kpop Fever stadium 4, niy*

Iklan
Posted in: Uncategorized